Kamis, 04 September 2014
Turut Berduka Cita Untuk Kepala Dinas Pendidikan Sul-Sel
Kabar duka tersebut disampaikan sejumlah kolega Ketua Gerakan Bela Negara (GBN) Sulsel tersebut melalui status pribadi BlackBerry Massenger maupun pesan berantai via BlackBerry.
"Iye. Beliau meninggal dunia," balas Malik Faisal, kolega almarhum di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, ketika dikonfirmasi Tribun, melalui pesan BlackBerry Massenger, siang ini.
Djabbar meninggal dunia karena mengalami sesak napas. Kabar duka tersebut juga disampaikan anggota DPRD Sulsel Rudi Pieter Goni. Sedianya almarhum akan melakukan rapat dengan Komisi E namun izin karena dadanya sakit.
"Lalu beliau diwakili dan yang mewakili mengabarkan kalau almarhum meninggal di RSKD (RS Dadi)," ujar RPG.
Menurut RPG, jam 08.00 wita pagi tadi Djabbar siap hadir. "Jam 9 minta izin karena sesak nafas mau ke RS. Jam 11 yang wakili dirapat sampaikan beliau meninggal dunia," kata RPG.(*)
Selasa, 02 September 2014
AZAB ISTRI DURHAKA PADA SUAMI
Tujuan suatu pernikahan adalah untuk menciptakan kecenderungan (ketenangan), kasih sayang, dan cinta. Sebab seorang istri akan menjadi penyejuk mata, dan penenang di kala timbul problema.
Namun, jika istri itu durhaka lagi membangkang kepada suaminya, maka alamat kehancuran ada didepan mata. Dia tidak lagi menjadi penyejuk hati, tapi menjadi musibah dan neraka bagi suaminya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman : “Dan diantara tanda-tanda kekuasan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum :21)
Kedurhakaan seorang istri kepada suaminya amat banyak ragam dan bentuknya, seperti mencaci-maki suami, mengangkat suara depan suami, membuat suami jengkel, berwajah cemberut depan suami, menolak ajakan suami untuk jimak, membenci keluarga suami, tidak mensyukuri (mengingkari) kebaikan, dan pemberian suami, tidak mau mengurusi rumah tangga suami, selingkuh, berpacaran di belakang suami, keluar rumah tanpa izin suami, dan sebagainya.
Allah Subhanahu wa Ta’la telah mengancam istri yang durhaka kepada suaminya melalui lisan Rasul-Nya ketika Beliau Shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Allah tidak akan melihat seorang istri yang tidak mau berterima kasih atas kebaikan suaminya padahal ia selalu butuh kepada suaminya” .[HR. An-Nasa'iy dalam Al-Kubro (9135 & 9136), Al-Bazzar dalam Al-Musnad (2349), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (2771)
Tipe wanita seperti ini banyak disekitar kita. Suami yang capek banting tulang setiap hari untuk menghidupi anak-anaknya, dan memenuhi kebutuhannya, namun masih saja tetap berkeluh kesah dan tidak puas dengan penghasilan suaminya.Ia selalu membanding-bandingkan suaminya dengan orang lain, sehingga hal itu menjadi beban yang berat bagi suaminya. Maka tidak heran jika neraka dipenuhi dengan wanita-wanita seperti ini.
Sebagaimana sabda Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam
“Telah diperlihatkan neraka kepadaku, kulihat mayoritas penghuninya adalah wanita, mereka telah kufur (ingkar)!” Ada yang bertanya, “apakah mereka kufur (ingkar) kepada Allah?” Rasullah Shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Tidak, mereka mengingkari (kebaikan) suami. Sekiranya kalian senantiasa berbuat baik kepada salah seorang dari mereka sepanjang hidupnya, lalu ia melihat sesuatu yang tidak berkenan, ia (istri durhaka itu) pasti berkata, “Saya sama sekali tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu”. [HR. Bukhariy dalam Shohih-nya (29), dan Muslim dalam Shohih-nya (907)]
Dari hadits ini, kita telah mengetahui betapa besar dan agungnya hak-hak suami yang wajib dipenuhi seorang istri sampai Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,
“Sekiranya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada lainnya, niscaya akan kuperintahkan seorang istri sujud kepada suaminya” . [HR. At-Tirmidziy dalam As-Sunan (1159),
Ini merupakan ancaman yang amat keras bagi para wanita durhaka, karena kedurhakaannya menjadi sebab tertolaknya amal sholatnya di sisi Allah. Dia sholat hanya sekedar melaksanakan kewajiban di hadapan Allah. Adapun pahalanya, maka ia tak akan mendapatkannya, selain lelah dan capek saja. Wal’iyadzu billahmin dzalik. Diantara bentuk kedurhakaan seorang istri kepada suaminya, enggannya seorang istri untuk memenuhi hajat biologis suaminya. Keengganan seorang istri dalam melayani suaminya, lalu suami murka dan jengkel merupakan sebab para malaikat melaknat istri yang durhaka seperti ini.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seorang suami mengajak istrinya (berjimak) ke tempat tidur, lalu sang istri enggan, dan suami bermalam dalam keadaan marah kepadanya, maka para malaikat akan melaknat sang istri sampai pagi”. [HR. Al-Bukhoriy Kitab Bad'il Kholq (3237), dan Muslim dalam Kitab An-Nikah (1436)]
Seorang suami saat ia butuh pelayanan biologis (jimak) dari istrinya, maka seorang istri tak boleh menolak hajat suaminya, bahkan ia harus berusaha sebisa mungkin memenuhi hajatnya, walaupun ia capek atau sibuk dengan suatu urusan.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Demi (Allah) Yang jiwa Muhammad ada di Tangan-Nya, seorang istri tak akan memenuhi hak Robb-nya sampai ia mau memenuhi hak suaminya. Walaupun suaminya meminta dirinya (untuk berjimak), sedang ia berada dalam sekedup, maka ia (istri) tak boleh menghalanginya”.[HR. Ibnu Majah dalam Kitab An-Nikah (1853).
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya dari kalangan bidadari akan berkata, “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; hampir saja ia akan meninggalkanmu menuju kepada kami”.
[HR. At-Tirmidziy Kitab Ar-Rodho' (1174), dan Ibnu Majah dalam Kitab An-Nikah (2014).
Demikianlah bahayanya seorang wanita melakukan kedurhakaan kepada suaminya, yakni tak mau taat kepada suami dalam perkara-perkara yang ma’ruf (boleh) menurut syari’at.
Semoga wanita-wanita yang durhaka kepada suaminya mau kembali berbakti, dan bertaubat sebelum ajal menjemput. Pada hari itulah penyesalan tak lagi bermanfaat baginya.
SEMOGA BERMANFAAT..
Info CPNS 2014
SELAYAR,BB - Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan akan membuka penerimaan CPNS 2014. Dilansir dari situs Kemanpan-RB, Jumat 22 Agustus 2014, Kab Kepulauan Selayar mendapat alokasi 90 CPNS tahun 2014.
Rincian formasi terdiri dari Tenaga Guru 14 orang, Penyuluh 7 orang, Tenaga Kesehatan 22 orang dan 47 Tenaga Teknis dan Administrasi Lainnya. Formasi guru yang diterima diantaranya S.1 Pendidikan Seni, Penjasorkes, Guru Prakarya dan Kewirausahaan Pertama. Sebagai daerah kepulauan, Selayar juga membuka lowongan bagi guru Nautika Kapal Penangkap Ikan Pertama untuk mengajar di SMKN 1 Pasimasunggu.
Untuk kesehatan, membutuhkan 5 dokter umum pertama S1 Ilmu Kedokteran untuk ditempatkan di sejumlah Puskesmas. Kemudian 6 formasi D3 Keperawatan.
